Part 1. Makna Belajar, Prinsip dan Gaya Belajar

 

MAKNA BELAJAR, PRINSIP DAN GAYA BELAJAR


 

Pengertian Belajar

            Belajar adalah tugas utama para pelajar. Tetapi sebenarnya apakah arti “belajar” itu sendiri? Pengertian belajar sering diartikan sangat sempit, yaitu membaca buku atau mendengarkan penjelasan guru di kelas. Padahal, pengertian belajar memiliki arti yang lebih luas, yaitu suatu proses perubahan pengetahuan, keterampilan, dan tingkah laku secara terus menerus sebagai hasil dari pengalaman.

 

Strategi Belajar

            Para pelajar perlu menerapkan strategi terbaik untuk meraih prestasi yang optimal. Para ahli pendidikan dan psikologi mengatakan bahwa strategi belajar seharusnya memperhatikan hal-hal yang termasuk dalam persiapan belajar dan cara-cara belajar.

Berikut adalah penjabarannya.

Persiapan Belajar

            Dalam buku Kunci Sukses Belajar karangan Al-Falasany dan Fauzan Naif, disebutkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam rangka persiapan belajar antara lain sebagai berikut.

a.       Kesehatan jasmani.

b.      Kesehatan rohani.

c.       Tempat dan suasana.

d.      Waktu.

e.       Alat/sarana.

Cara-cara Belajar

            Lebih lanjut, Al-Falasany dan Naif menyebutkan cara-cara belajar sebagai berikut.

a.       Cara mengikuti pelajaran di kelas.

b.      Cara mengatur waktu.

c.       Cara membaca buku.

d.      Cara membuat ringkasan.

e.       Cara menghafal.

f.       Cara mengulangi pelajaran.

g.      Cara mempersiapkan ulangan umum atau ujian.

 

Mengenal Otak Kita

            Otak terdiri atas tiga bagian dasar yang dikenal sebagai “otak triune” (three-in-one) yang dikemukakan oleh Bobbi De Porter dan Mike Hernacki (2003), yaitu sebagai berikut.

1.      Batang otak atau otak reptilia, yang berperan sebagai fungsi motor sensorik (indera), kelangsungan hidup, dan fungsi fight or flight (hadapi atau lari) dalam menghadapi bahaya.

2.      Sistem limbik atau otak mamalia, yang berperan untuk perasaan atau emosi, memori, dan sistem kekebalan. Jika kondisi diri dalam keadaan senang, maka sistem limbik akan terbuka dan mengirimkan informasi (pelajaran) yang diterima oleh indera kita ke neokorteks untuk dipikirkan (diproses lebih lanjut). Karena itu, belajar dalam kondisi menyenangkan lebih mudah diserap/diingat oleh diri kita.  

3.      Neokorteks yang berperan untuk berpikir dan menalar. Bagian inilah yang mengatur pesan-pesan yang diterima melalui penglihatan, pendengaran, dan sensasi tubuh manusia.

Jika dilihat dari belahan, otak kita terdiri dari dua belahan, sering disebut dengan otak kiri dan otak kanan. Otak kiri berfungsi; (a) keahlian angka, (b) bahasa tertulis, (c) logika, (d) bahasa lisan, (e) keahlian sains. Sedangkan otak kanan berfungsi; (a) wawasan, (b) bentuk 3 dimensi, (c) kesadaran seni, (d) imajinasi, (e) kesadaran akan musik.

 

Prinsip Belajar

            Ada dua prinsip belajar yang harus diperhatikan, yaitu komitmen dan praktik. Menurut Douglas Brown seorang ahli bahasa (dalam Quantum Learning, 2003), jika seseorang ingin sukses dalam belajar, prinsip utamanya adalah komitmen. Komitmen tersebut meliputi komitmen secara fisik, mental, dan emosional. Prinsip ini tidak hanya berlaku untuk pembelajaran bahasa, melainkan juga pembelajaran bidang lain.

            Prinsip lainnya adalah praktik. Mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang baru dipelajari akan memberikan manfaat optimal bagi kita. Tanpa praktik, lama-kelamaan pengetahuan dan keterampilan tersebut akan usang.

            Lebih lanjut, De Porter dan Hernacki menyatakan bahwa dasar lain yang juga penting untuk mencapai keberhasilan belajar adalah “memupuk sikap juara”. Sikap tersebut dapat ditumbuhkan melalui hal-hal berikut ini.

1.      Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

2.      Atasi rintangan dengan membekali diri dengan pikiran positif.

3.      Keberhasilan puncak dapat dicapai jika kamu telah belajar segala sesuatu dari setiap kegagalan.

4.      Keahlian memerlukan latihan dan pengulangan. Satu-satunya kegagalan dalam hidup adalah kegagalan karena tidak pernah mencoba.

5.      Berharaplah yang terbaik dan kamu akan mendapatkan yang terbaik pula. Bayangkanlah dalam pikiranmu betapa hal-hal baik dapat terjadi.

Bersambung ……

 

Kunjungilah selalu jendelabimbingan.blogspot.com semoga bermanfaat. Aamiin

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Part 2. Hubungan ESQ dan Masa Depan

Mantap Menuju Masa Depan

Pengenalan Bimbingan Konseling